Ingin Studi di Taiwan dengan Beasiswa atau Biaya Pribadi? Inilah yang Harus Kalian Siapkan!

Selama satu dekade ke belakang, Negeri Formosa (sebutan lain untuk Taiwan) menjadi salah satu primadona bagi para pegiat studi lanjut. Keberadaan kampus-kampus dengan reputasi tinggi, berbagai kemudahan dalam seleksi, serta keterjangkauan jarak yang tak terlalu jauh menjadi alasan utama bagi para pemburu kesempatan untuk belajar di Taiwan. Meski demikian, tetap harus ada persiapannya dong ya? Lalu apa sajakah hal-hal yang harus disiapkan? Yuk, simak ulasan berikut.

Banyak yang masih mengira bahwa mengurus administrasi kuliah di Taiwan itu sama saja dengan Tiongkok. Faktanya, meski mereka serumpun, tapi secara administratif, apalagi untuk urusan studi lanjut, urusannya bisa jadi sangat berbeda. Berikut rangkuman langkah-langkahnya.

Memastikan Kampus yang Ingin Dituju.
Di Taiwan, ada cukup banyak kampus bereputasi tinggi dengan international recognition yang telah mampu menelurkan lulusan-lulusan terbaik dan berkarya di berbagai bidang, yang tersebar di berbagai belahan dunia. Berdasarkan laman web USNews, ada lima kampus di Taiwan dengan international ranking tertinggi yang bisa menjadi rujukan, yaitu National Taiwan University (NTU), National Tsing Hua University (NTHU), National Chiao Tung University (NCTU), National Central University (NCU), dan National Cheng Kung University (NCKU), serta masih banyak lagi kampus-kampus keren lainnya. Nah, banyak-banyak cari informasi tentang kampus tersebut ya! Dan pastikan sebelum beranjak ke langkah selanjutnya, kamu sudah mengantongi Letter of Acceptance (LoA), juga Scholarship Statement kampus tersebut, jika dibutuhkan.

Mengurus Visa di Taiwan Economic and Trade Office (TETO).
Untuk bepergian ke Taiwan, apalagi untuk bekerja atau belajar, kita perlu mengurus dokumen izin masuk berupa visa. Nah, ke mana mengurusnya? Apakah harus ke Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia? Bagi yang belum pernah ke Taiwan sama sekali tentunya asing, seperti saya saat awal-awal 2016, sebelum memulai studi Master degree di sini. Jadi, mengurus visa untuk studi ke Taiwan bisa dilakukan dengan beberapa cara. Cara-cara tersebut antara lain adalah: 1) mengurus secara langsung ke TETO baik yang berlokasi di Jakarta maupun Surabaya; 2) mengurus via Taiwan Education Center yang berkantor pusat di Surabaya atau Taiwan Center yang sudah tersedia di beberapa kampus di Indonesia; 3) melalui perantara orang-orang yang memiliki koneksi dengan TETO.
Biaya yang harus dikeluarkan untuk rentetan prosesi mengurus visa ke Taiwan adalah sekitar 3-3.5 juta rupiah, estimasi ini adalah jika kita menggunakan cara nomor 2. Rincian biayanya adalah sebagai berikut: 1.2-1.3 juta untuk legalisir dokumen seperti ijazah dan transkrip nilai, lalu sekitar 600-900 ribu untuk medical check up, dan 1.2 juta untuk biaya pengurusan visa itu sendiri. Tentunya rincian biaya tersebut bisa jadi berubah, tapi setidaknya nominal itu harus disiapkan sebagai modal awal pengurusan visa. Yang pasti, biaya itu akan bisa ditekan lebih murah lagi jika kalian berlokasi di Jakarta karena lokasi kantor Kementerian ada di Jakarta, sehingga pengurusan legalisir dokumen dapat dilakukan secara mandiri ke Notaris, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, dan TETO.

Memastikan Ada atau Tidaknya Beasiswa yang Mau Meng-cover Biaya Studi.
Beasiswa-beasiswa yang bisa kamu pertimbangkan untuk didapatkan di Taiwan ada beberapa, diantaranya adalah beasiswa dari Ministry of Education (MOE), Ministry of Science and Technology (MOST), Taiwan International Graduate Program (TIGP)besutan Academia Sinica, International Cooperation and Development Fund (ICDF) yang diberikan oleh Taiwan International Cooperation Alliance (TICA), dan juga berbagai beasiswa lainnya termasuk yang ditawarkan oleh kampus-kampus di Taiwan. Secara umum, beasiswa non-kampus biasanya akan berkisar 20-30 ribu New Taiwan Dollar (NTD/NT$) per bulan baik untuk Master maupun Doctoral. Sedangkan, untuk beasiswa kampus, biasanya akan berada di kisaran 8-10 ribu NTD per bulan untuk Master, dan 13-15 ribu NTD (atau bisa lebih, sesuai performa riset) per bulan. Tentunya untuk persyaratan akan sangat beragam, kalian bisa mencari tahu lebih lanjut via mesin pencari atau website masing-masing penyedia beasiswa.

Mencari Tahu Biaya Hidup di Taiwan.
Sepertinya dari bagian-bagian di atas, langkah inilah yang terpenting. Karena dengan tahu estimasinya, kalian bisa dengan mudah untuk mempertimbangkan kehidupan kalian selama studi. Tuition fee atau biaya kuliah di sini relatif mahal jika tanpa beasiswa, bisa berkisar antara 45-60 ribu NTD per semester, termasuk credit fee.
Biaya hidup di berbagai kota di Taiwan cukup beragam. Gambaran singkatnya demikian, Taipei adalah the highest cost, Hsinchu masuk ke dalam moderate cost, dan kota-kota lain semacam Taoyuan, Chiayi, dll adalah low cost. Untuk tempat tinggal, tidak akan jadi masalah jika kalian tinggal di dormitory kampus, karena kisaran harganya akan mirip, yaitu 7-10 ribu NTD per semester untuk Spring-Summer dan 12-14 ribu NTD per semester untuk Fall-Winter. Tapi jika kalian berkeluarga atau sendiri tapi memutuskan untuk tinggal di luar kampus yang lokasinya tak terlalu jauh, maka kisaran harganya adalah sekitar 10-20 ribu NTD di Taipei, 6-10 ribu NTD di Hsinchu, dan 4-8 ribu NTD di low cost area. Biasanya untuk tempat tinggal sudah termasuk biaya air dan internet, belum listrik. Kalau untuk biaya makan, hampir di setiap kota relatif sama, tergantung pilihan area makannya. Kalau dekat kampus, bisa jadi biaya yang dikeluarkan adalah sekitar 50-100 NTD sekali makan, sedangkan untuk area lain, bisa jadi 120-200 NTD. Saranku, akan lebih murah jika kamu membeli alat masak atau memakai alat dapur dormitory untuk memasak makanan harianmu.
Kalau untuk urusan biaya lain-lain seperti fasilitas olah raga, biasanya gratis dan sudah termasuk ke dalam tuition fee. Kecuali untuk kolam renang, biasanya dikenakan biaya sekitar 30-50 NTD untuk sekali masuk. Nah, untuk biaya kelulusan dan wisuda, tidak ada tambahan biaya lagi selain penyewaan graduation gown. Biaya sekali sewa untuk 15-30 hari, adalah sekitar 150 NTD. Tapi jika kalian ingin membelinya untuk kenang-kenangan biasanya kampus mengenakan harga 2-3 ribu NTD.

Contoh graduation gown dari salah satu kampus di Taiwan.
Kiri: penulis saat diwisuda S2 (2018), kanan: Rektor National Central University.

Mari Berburu Tiket Promo!
Langkah terakhir untuk studi di Taiwan, adalah mendapatkan tiket pesawat untuk berangkat. Ingat bahwa sistem pengaturan harga tiket pesawat adalah bergantung pada durasi pemesanan dan ada tidaknya musim liburan. Tapi secara umum, biaya ke Taiwan untuk sekali jalan adalah 8-10 ribu NTD, dan 10-15 ribu NTD untuk perjalanan pulang-pergi dengan durasi singkat. Jadi, pandai-pandailah mencari promo dari maskapai penerbangan menuju Taiwan, ya!
Sudah cukup jelas kan? Semoga catatan ini membantu ya. Selamat berburu kesempatan studi lanjut!

Note:
Artikel ini telah dipublikasikan di laman KompasCom edisi 10/01/2020, 18:01 WIB, dengan judul Ingin Kuliah di Taiwan? Ini Rincian Biaya dan Hal yang Wajib Disiapkan (Editor: Yohanes Enggar Harususilo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *